Keistimewaan Perempuan Dalam Kasus Kewarisan Islam (FarāiḌ)

Muhibbussabry, Muhibbussabry (2020) Keistimewaan Perempuan Dalam Kasus Kewarisan Islam (FarāiḌ). Program Studi Perbandingan Mazhab Fakultas Syariah Dan Hukum UINSU.

[img]
Preview
Text
KEISTIMEWAAN PEREMPUAN DALAM KASUS KEWARISAN ISLAM.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Hukum Kewarisan Islam adalah hukum yang mengatur segala yang berkenaan dengan peralihan hak dan atau kewajiban atas harta kekayaan seseorang setelah pewaris meninggal dunia kepada ahli warisnya. Seluruh ahli waris tanpa terkecuali perempuan juga mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki dalam hukum waris Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab bias gender dengan mendeskripsikan keistimewaan perempuan dalam kasus-kasus kewarisan Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan normatif. Pada masa Jahiliyah, perempuan tidak mendapatkan harta warisan, bahkan mereka bebas untuk diperjual belikan. Islam datang mengubah tradisi tersebut dan memberikan bagian warisan untuk perempuan, dengan kadar setengah dari bagian laki-laki. Namun, para aktivis gender berdalih ini bentuk diskriminasi terhadapat perempuan dan menolak bagian kewarisan yang telah ditetapkan dalam agama Islam tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah perempuan mendapatkan posisi yang sangat istimewa di dalam hukum kewarisan Islam, hanya dalam empat kasus saja perempuan mendapatkan bagian setengah dari laki-laki, sementara lebih dari tiga puluh kasus perempuan mendapatkan bagian sama dengan laki-laki, atau lebih dari laki-laki, atau perempuan dapat warisan laki-laki tidak.

Jenis Item: Lainnya
Subjects: 2X4 FIQH > 2X4.4 Hukum Waris / Faraid
Divisions: Laporan Penelitian (Research Report)
Pengguna yang mendeposit: Ms Novita Sari
Date Deposited: 12 May 2020 20:03
Last Modified: 12 May 2020 20:03
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/8793

Actions (login required)

View Item View Item