Analisi Kesejahteraan Tenaga Kerja Alih Daya Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Tenaga Kerja Alih Daya PT. Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pematang Siantar).

Lingga, Amelia Hayati (2019) Analisi Kesejahteraan Tenaga Kerja Alih Daya Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Tenaga Kerja Alih Daya PT. Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pematang Siantar). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

[img] Text
AMELIA HAYATI LINGGA NIM. 56154013.pdf

Download (3MB)

Abstract

Outsourcing atau alih daya diartikan sebagai pemanfaatan tenaga kerja untuk melaksanakan suatu pekerjaan oleh suatu perusahaan, melalu perusahaan penyedia tenaga kerja. Tujuan utama outsourcing atau alih daya adalah untuk mengemat biaya produksi (cost of production). Akan tetapi istilah outsourcing ini sering menjadi perbincangan diberbagai kalangan khusunya dikalangan buruh, dengan anggapan outsourcing merupakan wujud dari pengingkaran serta penghilangan hak-hak dasar pekerja. Praktek sehari-hari outsourcing lebih menguntungkan bagi perusahaan tetapi tidak demikian dengan pekerja/buruh, dimana para buruh kontrak outsourcing merasa tidak diperhatikan kesejahteraannya, karena hubungan kerja selalu dalam bentuk tidak tetap/kontrak (PKWT), tidak adanya job security serta tidak adanya jaminan pengembangan karir, sehingga dalam keadaan seperti itu pelaksanaan outsourcing akan menyengsarakan pekerja/buruh dan membuat kaburnya hubungan industrial. Namun selama ini yang menjadi sorotan hanyalah pekerja dan perusahaan outsourcing nya saja, padahal pekerja yang ditempatkan diperusahaan pengguna masalah tentang penggajian dan sebagainya telah ditentukan oleh perusahaan pengguna, bahkan seringkali terjadi diskriminasi ditempat mereka bekerja. Maka dalam hal ini pekerja baik pekerja tetap maupun pekerja kontrak berhak mendapatkan jaminan baik dari pemerintah maupun jaminan dari perusahaan demi kesejahteraan para pekerja. Tetapi pada kenyataannya tidak semua pekerja mendapatkan jaminan sosial atau jaminan kesejahteraan, kebanyakan perusahaan masih membatasi siapa saja yang mendapat jaminan kesejahteraan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan model analisis yang dicetusakan oleh Miles dan Huberman yang sering disebut dengan metode analisis data interaktif, melalui pendekatan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui bagaimana kesejahteraan tenaga kerja outsourcing yang ditempatkan di PT. Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pematang Siantar. Dalam usaha meningkatkan kesejahteraan karyawannya, apa yang telah dilakukan oleh PT. Bank Sumut Syariah dapat dikatakan telah sesuai standard kesejahteraan pekerja dan perspektif Ekonomi Islam. PT. Bank Sumut Syariah telah memberikan upah yang layak serta pemberian kompensasi lainnya seperti uang lembur, uang makan, uang pakaian, uang perjalanan dinas, bantuan akhir tahun, tunjangan hari raya serta bonus. Karyawan juga mendapatkan bantuan jaminan sosial berupa Jaminan Pensiun, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Walaupun upah yang diberikan masih sedikit dibawah UMK Pematang Siantar. Tenaga kerja juga mendapatkan perlakuan yang baik dan tidak pernah merasakan adanya sikap diskrminasi dari pihak manapun. Tetapi akan lebih baik jika usaha untuk mensejaherakan tenaga kerja outsourcing diimbangi dengan peraturan pemerintah tentang penggunaan tenaga kerja outsourcing, serta bertumpu pada visi dan misi serta nilai-nilai dari bank sumut syariah itu sendiri.

Jenis Item: Skripsi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kesejahteraan, Tenaga Kerja Outsourcing, Ekonomi Islam.
Subjects: 2X6 SOSIAL DAN BUDAYA > 2X6.3 Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam > Skripsi
Pengguna yang mendeposit: Mrs. Triana Santi
Date Deposited: 02 Jan 2020 08:24
Last Modified: 02 Jan 2020 08:24
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/7963

Actions (login required)

View Item View Item