Implementasi Produk Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (Kur) Mikro Ib Pada Pt. Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk. Binjai Sudirman

Simatupang, Sariani (2019) Implementasi Produk Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (Kur) Mikro Ib Pada Pt. Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk. Binjai Sudirman. Diploma thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

[img] Text
SKRIPSI FINISH SARI.pdf

Download (625kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul: “Implementasi Produk Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro iB Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk. Binjai Sudirman” pembimbing skripsi Arnida Wahyuni Lubis S.E, M.Si Bank BRISyariah adalah lembaga keuangan bank di Indonesia sebagai bank ritel modern dengan layanan finansial sesuai kebutuhan nasabah. BRISyariah mempunyai produk pembiayaan yaitu produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro iB. KUR adalah produk program pemerintah untuk pembiayaaan modal kerja kepada nasabah individu maupun kelompok usaha produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan belum cukup. Penelitian ini bertujuan untuk pertama, mengetahui implementasi produk KUR Mikro iB; kedua, mengetahui sektor apa saja dalam pembiayaan KUR Mikro iB yang tidak mecapai target dalam jumlah nasabah tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, objek pada penelitian adalah PT. Bank BRISyariah Tbk. Binjai Sudirman. Hasil penelitian menunjukkan dalam pengajuan Pembiayaan KUR ini ada beberapa tahap yang harus di ikuti oleh calon nasabah, yakni: tahap pengajuan pembiayaan, tahap BI Checking, tahap survey, tahap analisa pembiayaan, tahap pemberian putusan pembiayaan, tahap pencairan/akad, dan yang terakhir adalah tahap monitoring. Sektor-sektor dalam pembiayaan KUR ada 5, yaitu: Pertanian, Perikanan, Perdagangan, Industri Pengolahan dan Jasa-jasa. Dari kelima sektor tersebut sektor perikanan yang paling sedikit memiliki nasabah, yaitu hanya memiliki 29 nasabah. Ini dikarenakan nasabah sektor perikanan lebih memilih melakukan pembiayaan di bank BRI konvensional dibandingkan di BRISyariah. Akibatnya pendapatan Bank dari sektor perikanan sedikit dan seperti yang disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Kementerian Koordinator (Kemenko) yaitu berupa pengurangan plafon KUR dari jumlah plafon yang diajukan Bank. Kata Kunci: Implementasi, pembiayaan KUR Mikro iB

Jenis Item: Skripsi (Diploma)
Subjects: 2X6 SOSIAL DAN BUDAYA > 2X6.3 Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah D3 > Skripsi
Pengguna yang mendeposit: Ms Novita Sari
Date Deposited: 09 Aug 2019 08:16
Last Modified: 09 Aug 2019 08:16
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/6264

Actions (login required)

View Item View Item