Konsep khauf dan raja’ imam al-ghazali dalam terapi gangguan kecemasan

Japri, Mohd Amir Bin (2017) Konsep khauf dan raja’ imam al-ghazali dalam terapi gangguan kecemasan. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

[img]
Preview
Text
MOHD AMIR.pdf - Submitted Version

Download (878kB) | Preview

Abstract

Masyarakat dewasa ini semakin banyak dilingkupi oleh kecemasan, akan tetapi sebaliknya mereka mengalami krisis takut kepada Allah, sedang kecemasan merupakan penyebab utama dari berbagai gangguan kejiwaan. Mereka tahu kecemasan bagaimana cara mengatasinya. Permasalahan ini tidak lepas dari penyakit hati. Penulis mengambil konsep al-Ghazali sebagai kajian dalam penelitian ini, karena begitu besarnya perhatian beliau tentang hati, penyakitnya, serta obatnya. Menurut al-Ghazali khauf dan raja‟ adalah obat yang dengan keduanya hati akan diobati, dan keutamaan keduanya tergantung penyakit yang ada. Rumusan masalah yang ingin diketahui dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep khauf dan raja‟ menurut al-Ghazali serta bagaimana perannya dalam memberikan terapi terhadap gangguan kecemasan. Penelitian ini merupakan library research atau penelitian literer, yang menggunakan data primer kitabnya “Ihya‟ Ulumuddin yang membahas tentang khauf dan raja‟ dan kitab al-Qusyairy An-Naisabury. Teknik dalam mengumpulkan data dengan membaca, klasifikasi dan analisis dengan metode interpresi. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan metode diskriptif kualitatif dan metode content analysis (analisis isi). Dari penelitian ini penulis menemukan bahwa konsep khauf menurut al- Ghazali adalah suatu getaran dalam hati berupa kepedihan dan kebakaran hati ketika ada perasaan akan menemui hal-hal yang tidak disukai dan raja‟ adalah menunggu yang disukai yang nyata semua sebab-sebabnya dari usaha hamba. Khauf dan raja‟ sempurna dari hal, ilmu dan amal. Khauf dan raja‟ merupakan dua macam obat, yang dengan keduanya hati diobati. Keduanya adalah motivataor yang dapat menggerakkan dan membimbing pada kebaikan dan ketaatan serta giat dalam menjalankan kebaikan dan ketaatan, juga giat menjauhi larangan, meninggalkan kejahatan dan kemaksiatan. Konsep khauf dan raja‟ al-Ghazali dapat digunakan sebagai terapi terhadap gangguan kecemasan, yaitu dengan menjadi motivator yang menggerakkan kepada perbuatan, menguatkan sabar, menjadikan hidup ini menjadi lebih bermakna karena raja‟ dapat menimbulkan semangat dan optimisme. Khauf pula menjadikan seseorang hanya takut kepada Allah, mendekatkan diri kepada Allah, sehingga tidak takut kepada selain Allah.

Jenis Item: Skripsi (Skripsi)
Subjects: 2X7 FILSAFAT DAN PERKEMBANGANNYA > 2X7.1 Falsafah
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam > Akidah Filsafat
Pengguna yang mendeposit: Mr Fauzi Ep
Date Deposited: 10 Jan 2018 08:32
Last Modified: 10 Jan 2018 08:32
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/3169

Actions (login required)

View Item View Item