Pembinaan keberagamaan dalam pembentukan akhlak al-karimah santri Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan Kabupaten Padanglawas

Harahap, Musaddad (2014) Pembinaan keberagamaan dalam pembentukan akhlak al-karimah santri Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan Kabupaten Padanglawas. Masters thesis, Pascasarjana UIN-SU.

[img]
Preview
Text
Tesis Musaddad Harahap.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pembinaan keberagamaan dalam pembentukan akhlak al-karimah santri. Aspek-aspek yang diteliti adalah tujuan pembinaan keberagamaan santri, bentuk-bentuk aktivitas pembinaan keberagamaan santri, peluang-peluang yang dimiliki dalam meningkatkan pembinaan keberagamaan santri, serta kendala yang dihadapi dalam pembinaan keberagamaan untuk pembentukan akhlak al-karimah santri Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan Kabupaten Padanglawas. Berdasarkan masalah di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan keberagamaan dalam pembentukan akhlak al-karimah santri Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan yang meliputi tujuan pembinaan keberagamaan, bentuk-bentuk aktivitas pembinaan keberagamaan, peluang-peluang yang dimiliki dalam meningkatkan pembinaan keberagamaan, serta kendala yang dihadapi dalam pembinaan keberagamaan untuk pembentukan akhlak al-karimah santri Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan itu sendiri. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan Kabupaten Padanglawas. Sumber datanya adalah para guru, santri, kepala madrasah, yayasan dan pembina mukim madrasah. Adapun metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif induktif. Tehnik pengumpulan data digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengolahan datanya dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Sedangkan untuk pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan beberapa kriteria yaitu kredibilitas, keteralihan, ketergantungan, serta ketegasan. Adapun tujuan pembinaan keberagamaan dari MTs. Al-Mukhtariyah Sibuhuan adalah untuk mengaktualisasikan sifat-sifat positif para santri sesuai dengan asas pendidikan Islam dan tetap mengacu pada prinisp-prinsip pendidikan nasional. Sedangkan bentuk-bentuk aktivitas keberagamaan santri MTs. Al-Mukhtariyah Sibuhuan secara eksplisit telah termuat dalam berbagai skedul madrasah mulai dari jadwal belajar di kelas dengan belajar agama dan kitab-kitab klasik sampai kepada kegiatan-kegiatan yang tidak tertulis. Melalui belajar di kelas pembinaan lebih menitik beratkan untuk membekali santri ilmu pengetahuan sebagai modal mereka untuk mengaktualisasikannya. Sedangkan aktivitas-aktivitas yang dilakukan di luar pembelajaran di kelas ada yang terjadwal dan yang tidak terjadwal seperti kegiatan-kegiatan di mukim. Adapun subtansi dari aktivitas-aktivitas yang diterapkan adalah suatu terobosan yang patut diapresiasi, walaupun secara kasat mata implikasinya tidak nampak, namun aktivitas-aktivitas keberagamaan itu adalah bagian dari pembiasaan untuk menanamkan unsur-unsur kedisiplinan, kepatuhan, kejujuran, percaya diri, kerja sama, bertanggung jawab, mandiri, tolong menolong, kesetia kawanan, kebebasan berkreasi dan berekspresi. Sedangkan strategi yang digunakan oleh Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan lebih menitik beratkan untuk merangkul semua elemen madrasah dengan pendekatan-pendekatan persuasif, dalam hal ini yang berperan adalah pihak yayasan melalui kepala sekolah. Sementara berkenaan dengan strategi para guru yang digunakan lebih mengandalkan pola lama yaitu pemberian tugas, mengulang, pembiasaan, keteladanan dan sebagainya. Selain itu ada beberapa hal yang jadi pendukung atau sebagai peluang bagi Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan untuk keberhasilan pembinaan keberagamaan untuk membentuk akhlak al-karimah santri yaitu keadaan SDM hampir telah didominasi oleh yang berpendidikan S1, guru-guru berpengalaman yang secara kualitas dan integritas telah teruji kepribadiannya. Kemudian peluang yang cukup potensial dalam menopang keberhasilan pembinaan keberagamaan santri adalah kondisi lingkungan yang nyaman dan jauh dari kebisingan. Selain peluang-peluang itu kondisi santri pun cukup bagus karena mereka adalah anak-anak sebelumnya masuk ke madrasah sudah mendapat bekal pengetahuan melalui Madrasah Diniyah Awwaliyah di desanya masing-masing. Sedangkan yang menjadi kendala pembinaan keberagamaan untuk membentuk akhlak al-karimah santri di Madrasah Tsanawiyah Al-Mukhtariyah Sibuhuan adalah seringnya guru berganti-ganti, pembina mukimnya pun demikian, sehingga belajar santri akan terbengkalai. Selain dari pada itu juga karena kurang meratanya kesadaran beragama pendidik, hal ini tentu sangat menghambat proses pembinaan keberagamaan santri, karena guru adalah tauladan bagi peserta didik.

Jenis Item: Skripsi (Masters)
Subjects: 2X7 FILSAFAT DAN PERKEMBANGANNYA > 2X7.3 Pendidikan Islam
2X7 FILSAFAT DAN PERKEMBANGANNYA > 2X7.3 Pendidikan Islam > 2X7.33 Tingkat stanawiyah dan ‘aliyah
Divisions: Program Pasca Sarjana > Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Pengguna yang mendeposit: Mr. Imran Benawi
Date Deposited: 03 Nov 2017 03:31
Last Modified: 03 Nov 2017 03:31
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/2855

Actions (login required)

View Item View Item