Determinan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di daerah endemis malaria wilayah kerja puskesmas Hutaraja Tinggi

Hasibuan, Desna Wati (2021) Determinan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di daerah endemis malaria wilayah kerja puskesmas Hutaraja Tinggi. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

[img] Text
cover (1).pdf

Download (743kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (163kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (509kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (573kB)
[img] Text
BAB IV (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (420kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (22kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Berat badan bayi lahir rendah didefenisikan sebagai bayi dengan berat lahir kurang dari 2.500 gr. Bayi dengan berat badan bayi lahir rendah dapat menyebabkan kematian .Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui determinan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di daerah endemis malaria wilayah kerja puskesmas .Penelitian ini menggunakan metode crosectional . .Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melahirkan bayi Pemilihan sampel dengan menggunakan rumus survei deskriptif kategorik sehingga diperoleh 192 sampel . Uji statistic menggunakan chi-square dengan bantuan software komputer. Tempat penelitian di wilayah kerja Puskesmas Hutaraja Tinggi dilaksanakan pada bulan Januari 2020-juni Tahun 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok umur <20&>35 tahun sebanyak 13 orang (6,8%), usia kehamilan ibu dari 35 responden usia kehamilan terdapat 12 (43,3%), paritas dari 114 responden yang beresiko 5 (4,4%), tinggi badan dari 16 responden yang beresiko terhadap kejadian BBLR terdapat 3 (18,8%) riwayat penyakit dari 14 responden yang beresiko terhadap kejadian BBLR terdapat 3 (21,4%), Pendidikan tinggi sebanyak SMA 154 (80,2%) perguruan tinggi sebanyak 8(4,2%) dan sekitar 20 0rang status gizi dari responden 40 kek yang beresiko terhadap kejadian BBLR terdapat 12 (30%) melahirkan dengan bayi dengan BBLR. Umur ibu ,usia kehamilan,status gizi beresiko terhadap BBLR sehingga perlunya mengadakan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai resiko BBLR dan dampak yang ditimbulkan akibat BBLR dan pemantauan status gizi dilakukan lebih intensif sehingga insidensi BBLR dapat diturunkan

Jenis Item: Skripsi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: :BBLR,Ibu hamil, Faktor risiko
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 607 Education, research, related topics
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat > Skripsi
Pengguna yang mendeposit: Ms Nurul Hidayah Siregar
Date Deposited: 06 Apr 2023 02:54
Last Modified: 06 Apr 2023 02:54
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/18507

Actions (login required)

View Item View Item