Makna Fasiiru Fil Ardh dalam Surah Ali Imran ayat 137 menurut Sayyid Quthb dalam Tafsir Fii Zhilalil Qur’an

Meirani, Widiandra Fadila (2022) Makna Fasiiru Fil Ardh dalam Surah Ali Imran ayat 137 menurut Sayyid Quthb dalam Tafsir Fii Zhilalil Qur’an. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

[img] Text
Cover Widi PDF.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I skripsi widi PDF.pdf

Download (706kB)
[img] Text
BAB II skripsi widi PDF.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (753kB)
[img] Text
BAB III skripsi widii PDF.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (842kB)
[img] Text
BAB IV skripsi widi PDF.pdf
Restricted to Registered users only

Download (888kB)
[img] Text
BAB V skripsi widi PDF.pdf

Download (400kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA widi PDF.pdf

Download (516kB)

Abstract

Definisi makna fasiiru fil ardh (berjalan-jalan di muka bumi) menurut Sayyid Quthb merupakan defenisi yang bisa dikatakan berbeda dari par mufasir - mufassir lain. Sayyid Quthb dalam tafsirnya Fii Zhilalil Qur’an mengatakan bahwa tafsir dari fasiiru fil ardh dalam surah Ali Imran ayat 137 adalah berjalan di muka bumi adalah bisa dengan membaca, karena bumi ini adalah buku dan kehidupan di dalamnya adalah buku terbuka yang dapat dibaca oleh mata kepala dan mata hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interpretasi dan kontribusi pendapat Sayyid Quthb terhadap makna fasiiru fil ardh ini di masa sekarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini juga menggunakan metode library research atau studi kepustakaan dengan pendekatan analisis data dan metodologi penafsiran yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah metode maudhu’i. Hasil penelitian ini adalah bahwa pendapat Sayyid Quthb terhadap makna fasiiru fil ardh dalam Al Qur’an surah Ali Imran ayat 137 adalah sangat erat hubungannya dengan masa sekarang ini, karena di masa sekarang ini tidak semua orang memiliki kemampuan untuk berjalan-jalan di muka bumi baik apapun itu tujuannya terlebih lagi untuk tujuan yang bermanfaat untuk mengambil pelajaran di bumi Allah yang luas ini. Alasan logis yang bisa dikaitkan dengan pendapat Sayyid Quthb ini adalah karena kendala biaya. Seperti yang kita ketahui di masa sekarang ini adalah zaman modern yang semuanya serba komersil, sementara berjalan di muka bumi ini erat hubungannya dengan berkelana yang mana itu membutuhkan kendaraan atau transportasi sebab bumi Allah ini luas. Maka Sayyid Quthb berpendapat berjalan di muka bumi adalah bisa dengan membaca itu menjadi solusi yang efektif bagi orang-orang yang memiliki problem keuangan. Banyak di masa sekarang ini tersedia perpustakaan gratis yang disediakan oleh negara-negara. Juga ada teknologi bernama internet yang hanya bermodalkan handphone android atau warung internet sudah bisa mengakses apapun di dunia ini dengan mudah dan cepat.

Jenis Item: Skripsi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Definisi, Sayyid Quthb, Fasiiru fil Ardh.
Subjects: 2X1 AL QURAN DAN ILMU TERKAIT > 2X1.3 Tafsir Al-Quran
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam > Ilmu Al-quran dan Tafsir > Skripsi
Pengguna yang mendeposit: Ms Nurul Hidayah Siregar
Date Deposited: 17 Feb 2023 07:47
Last Modified: 17 Feb 2023 07:47
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/17559

Actions (login required)

View Item View Item