Perilaku Berisiko Keluarga dan Kondisi Fisik Rumah Balita Penderita ISPA di Wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat

Sitepu, Melina Zafira Yasmin Br. (2022) Perilaku Berisiko Keluarga dan Kondisi Fisik Rumah Balita Penderita ISPA di Wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

[img] Text
COVER MELINA ZAFIRA YASMIN 0801172152_watermark.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB I MELINA ZAFIRA YASMIN 0801172152_watermark.pdf

Download (80kB)
[img] Text
BAB II MELINA ZAFIRA YASMIN 0801172152_watermark.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (485kB)
[img] Text
BAB III MELINA ZAFIRA YASMIN 0801172152_watermark.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[img] Text
BAB IV MELINA ZAFIRA YASMIN 0801172152_watermark.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (553kB)
[img] Text
BAB V MELINA ZAFIRA YASMIN 0801172152_watermark.pdf

Download (119kB)
[img] Text
LAMPIRAN MELINA ZAFIRA YASMIN 0801172152_watermark.pdf

Download (933kB)

Abstract

lnfeksi Saluran Pemapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat, baik di Dunia maupun di Indonesia. Di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat, ISPA pada balita merupakan kasus yang paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Jenis penelitian ini yakni penelitian survei dengan desain studi cross-sectional. Lokasi pada penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat dari bulan Februari 2021 sampai dengan September 2022. Sampel sebanyak 251 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik Simple Random sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan Penderita ISPA balita di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat lebih banyak berjenis kelamin laki-laki dan berusia mud4 anggota keluarga yang merokok lebih banyak dibandingkan yang tidak merokok, jenis lantai lebih banyak menghasilkan debu dan lembab (semen), jenis dinding lebih banyak pernanen dibandingkan semi p€nnanen, kelembaban seluruhnya memiliki kelembaban yang tidak bailq memiliki kebiasaan membuka jendela setiap hari, memiliki kebiasaan membakar obat nyamuk, jarang memiliki kebiasaan membarak tray telur sebagai altematif untuk mengusir nyamuk. Kesimpulan dari penelitian ini secara karakteristik penderita ISPA paling banyak balita berjenis kelamin laki-laki dan memiliki usia yang lebih mud4 dengan risiko merokok keluarga yang tinggi, serta lingkungan fisik rumah yang tidak memenuhi syarat. Saran berupa Puskesmas Simpang Empat dapat melakukan penluluhan secara rutin terutama terkait PHBS dan faktor risiko ISPA pada balita.

Jenis Item: Skripsi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ISPA; Perilaku; Risiko; Balita; Kondisi Fisik Rumah
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 616 Diseases
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat > Skripsi
Pengguna yang mendeposit: Ms Nurul Hidayah Siregar
Date Deposited: 09 Feb 2023 09:21
Last Modified: 09 Feb 2023 09:21
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/17360

Actions (login required)

View Item View Item