Studi Etnobotani Tumbuhan Pada Tradisi Mandi Pangir Di KecamatanSei Kepayang Barat Kabupaten Asahan

Lubis, Maulida Sari and Idris, M. (2022) Studi Etnobotani Tumbuhan Pada Tradisi Mandi Pangir Di KecamatanSei Kepayang Barat Kabupaten Asahan. Best Journal: Biologi Education Science & Technology, 5 (2). pp. 258-463. ISSN 2654-4652

[img] Text
6160-17572-2-PB.pdf

Download (373kB)

Abstract

Mandi pangir adalah mandi dengan bahan alamiah yang bertujuan untuk mensucikan diri dan dilakukan pada saat masuknya bulan suci Ramadhan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tumbuhan apa saja yang digunakan, bagian tumbuhan dan nilai penting budaya tumbuhan tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan metode deskriftif kualalitatif dan deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa masyarakat Desa Sei Kepayang Kiri, Desa Sei Lendir Dan Desa Sei Tualang Pandau Kecamatan Sei Kepayang Barat Kabupaten Asahan memiliki pengetahuan cukup baik tentang keanekaragaman hayati di sekitarnya. Berdasarkan hasil wawancara dan estimasi nilai ICS (Index of Cultural Significane), diketahui nilai ICS tumbuhan berguna pada masyarakat Desa Sei Kepayang Kiri, Desa Sei Lendir dan Sei Tualang Pandau Kecamatan Sei Kepayang Barat Kabupaten Asahan sekitar yaitu berkisaran 1-60. Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius), Nilam (Pogostemon cablin), Mayang Pohon Pinang (Areca cathecu), Jeruk Purut (Citrus hystrix) memiliki nilai ICS tertinggi, sedangkan Kenanga (Cananga odorata) memiliki nilai ICS terendah.

Jenis Item: Artikel
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 580 Botanical sciences
Divisions: Artikel (Jurnal, Koran, Majalah)
Pengguna yang mendeposit: Ms Novita Sari
Date Deposited: 06 Jan 2023 05:26
Last Modified: 06 Jan 2023 05:26
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/16872

Actions (login required)

View Item View Item