Pemenuhan Nafkah Bagi Keluarga Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II B Tanjung Balai Asahan Dalam Mewujudkan Keutuhan Rumah Tangga

Harahap, Wahidaturramadhani (2020) Pemenuhan Nafkah Bagi Keluarga Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II B Tanjung Balai Asahan Dalam Mewujudkan Keutuhan Rumah Tangga. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

[img]
Preview
Text
judul tesis-dikonversi.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian tesis ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pemenuhan nafkah bagi keluarga Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II Tanjung Balai Asahan. Untuk mengetahui persepsi keluarga Narapidana tentang implikasi pemenuhan nafkah terhadap keutuhan rumah tangga. Untuk mengetahui upaya Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II Tanjung Balai Asahan dalam pelaksanaan pemenuhan nafkah bagi keluarga Narapidana.Untuk menjawab permasalahan-permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian empiris, dan bersifat penelitian lapangan (field research) dengan model analisis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian tesis ini adalah bentuk pelaksanaan pemenuhan nafkah lahir bagi keluarga Narapidana diantaranya isteri menjalankan usaha yang dibangun oleh mereka sebelum suami menjadi Narapidana, sehingga hasil dari keuntungan yang didapat dari usaha tersebut bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Isteri mendapatkan bantuan dari orang tua maupun sanak saudara berupa uang, makanan, pakaian dan tempat tinggal. Atas izin suami, isteri bekerja untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dan bentuk pelaksanaan pemenuhan nafkah batin bagi keluarga Narapidana adalah dengan mengirim SMS atau menelepon keluarga dan mengunjungi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II Tanjung Balai Asahan. Adapun persepsi keluarga Narapidana tentang implikasi pemenuhan nafkah terhadap keutuhan rumah tangga, ada dua sikap yang dikedepankan yaitu tidak mempersoalkan nafkah dan tetap menjaga keutuhan rumah tangga dan mempersoalkan nafkah dan menggugat cerai ke Pengadilan Agama. Upaya Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II Tanjung Balai Asahan dalam pemenuhan nafkah lahir yaitu mengadakan program pembinaan kemandirian dan keterampilan. Sedangkan pemenuhan nafkah batin dengan waktu izin besuk, dapat berkomunikasi via sms dan telepon dan pembinaan kerohanian bagi Narapidana. Adapun saran dalam penelitian tesis ini adalah upaya dari Lembaga Pemasyarakatan harus lebih ditingkatkan lagi. Untuk nafkah lahir, pembinaan dan keterampilan harus mendapatkan nilai pasar agar menghasilkan uang. Dan untuk nafkah batin dapat di berikan ruang tempat khusus biologis agar terciptanya keharmonisan rumah tangga.

Jenis Item: Skripsi (Masters)
Subjects: 300 Social sciences > 303 Social processes
Divisions: Program Pasca Sarjana > Program Magister > Thesis Master
Pengguna yang mendeposit: Ms Novita Sari
Date Deposited: 01 Feb 2021 04:42
Last Modified: 01 Feb 2021 04:42
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/10676

Actions (login required)

View Item View Item