Inventarisasi Jamur Makroskopis Di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Barisan Kabupaten Karo Sumatera Utara

Ilmi, Zul (2019) Inventarisasi Jamur Makroskopis Di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Barisan Kabupaten Karo Sumatera Utara. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

[img]
Preview
Text
skripsi Zul Ilmi Hasibuan.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Jamur makroskopis‟ adalah tumbuhan sederhana yang sering dijumpai di hutan dan salah satu pengurai utama pada ekosistem sehingga siklus ekosistem hutan akan lebih cepat dengan adanya proses dekomposisi bahan organik. Jamur memerlukan kelembaban terhadap pertumbuhan bekisar antara „80% - 85%.‟ Tujuan penelitian ini agar mengetahui jenis dan karakteristik habitat „jamur makroskopis‟ yang dilakukan „pada bulan Agustus-Oktober 2019.‟Pengambilan sampel dilakukan dengan Metode Eksplorasi. Terdapat 23 spesies jamur makroskopis yaitu Clitocybe discolor, Coprinopsis lagopus, Ganoderma formosanum, Trametes versicolor, Ganoderma multipelium, Marasmius candida, Coprinellus disseminates, Hypholoma sublateritium, Ganoderma Sp., Laccaria proxima, Marasmius Sp., Stereum ostrea, Fomitopsis cajanderi, Crepidatus Sp., Lepiata cristata, Ganoderma boninense, Russula mairei, Psathyrella corrugis, Mycena Sp., Marasmius Sp., Clitocybe nebularis, Panellus serotinus, dan Crepidatus mollis. Kemudian terdapat 14 Famili yaitu Tricholomataceae, Psathyrellaceae, Inocybaceae, Fomitopsidaceae, Ganodermataceae, Strophariaceae, Hydnangiaceae, Agaricaceae, Marasmiaceae,, Russulaceae, Stereaceae, Polyporaceae, Mycenaceae, Crepidotaceae dan 3 ordo yaitu Agaricales, Polyporales dan Russulales dan terdapat 17 genus Clitocybe, Coprinopsis, Coprinellus, Crepidotus, Fomitopsis, Ganoderma, Hypholoma, Laccaria, Lepiota, Marasmius, Panellus, Psathyrella, Russula, Stereum, Trametes, Mycena dan Crepidatus. Genus Ganoderma paling banyak dijumpai yaitu sebanyak 4 spesis, Marasmius sebanyak 3 spesies, Clytocbe sebanyak 2 spesies, Coprinellus, Crepidotus, Fomitopsis, Hypholoma, Laccaria, Lepiota, Panellus, Psathyrella, Russula, Stereum, Trametes, Mycena, Coprinopsis dan Crepidatus masingmasing ditemukan 1 spesies. Karakteristik habitat yang paling banyak pada kayu lapuk ditemukan 13 jenis jamur yaitu Ganoderma formosanum, Trametes versicolor, Ganoderma multipileum, Marasmius candida, Hypholoma sublateritium, Ganoderma Sp., Marasmius Sp., Streum ostrea, Fomitopsis cajenderi, Crepidatus Sp., Ganoderma boninense, Mycena Sp., dan Crepidotus mollis. Pada serasah daun ditemukan 7 jenis jamur makroskopis yaitu Clitocybe dicolor, Lepiota cristata, russsula mairei, psatyrella corrugis, Marasmius Sp., Clitocybe nebularis dan Laccaria proxima. Pada ranting lapuk ditemukan 2 jenis jamur makroskopis yaitu Coprinopsis lagopus dan Coprinellus disseminates. Pada kayu hidup hanya ditemukan 1 jenis jamur makroskopis yaitu Panellus serotinus.

Jenis Item: Skripsi (Skripsi)
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 570 Life sciences > 574 Biology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi > Skripsi
Pengguna yang mendeposit: Ms Novita Sari
Date Deposited: 15 Dec 2020 12:07
Last Modified: 15 Dec 2020 12:07
URI: http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/10137

Actions (login required)

View Item View Item